HALMAHERA

Pilkada Halsel. Langkah Petahana Terhenti Setelah Usman-Bassam Rebut Formulir B1KWK 8 Parpol

HALSEL, Monitor Malut- Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik–Bassam Kasuba, menunjukkan keperkasaannya setelah menyabet rekomendasi berupa formulir B.1-KWK delapan partai politik untuk maju di pilkada Halmahera Selatan.

Bahkan, menjelang pendaftaran Pilkada Halsel, 4–6 September 2020 di KPU, pasangan pendatang baru ini telah memenuhi persyaratan untuk mendaftar ke KPU Halmahera Selatan sekaligus menumbangkan petahana Bahrain Kasuba–Muchlis Sangaji maju di pilkada di kabupaten itu.

Sehingga, dukungan partai politik tersebut, memiliki basis yang sangat banyak, sehingga sangat berpeluang besar untuk memenangkan pasangan Usman–Bassam di Pilkada Halsel.

Dilansir dari matapublikonline.com, kedelapan parpol tersebut yakni, PKB (4 kursi), PKS (3 kursi), Golkar (5 kursi), PSI (1 kursi), PAN (1 kursi), Demokrat (2 kursi), PDIP (2 kursi) dan Partai Berkarya (1 kursi), sehingga total 19 kursi di DPRD Halsel.

“Insya Allah, dengan dukungan 8 partai politik saat ini dan sudah menerima Form B1.KWK partai politik, kami yakin meraih kemenangan dalam Pilkada Halsel,” kata Balon Bupati, Usman Sidik pada wartawan.

Menurutnya, dengan dukungan delapan partai politik, relawan dan simpatisan di setiap desa dan kecamatan yang sangat antusias untuk mendukung dan memenangkan Usman – Bassam, terbukti pasangan ini langsung melakukan deklarasi di Kota Labuha, Kamis (03/ 09/ 2020).

Pria kelahiran Ternate, 13 April 1973 ini mengatakan, dirinya bersama Bassam akan berupaya maksimal dan mengerahkan seluruh tim untuk kemenangan. Menurut Usman, hal ini tentunya bukan tanpa alasan, sebab sejauh ini dirinya terus mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

“Insya Allah kami akan meraih kemenangan,” kata pria yang pernah bertugas sebagai wartawan koresponden RCTI ini.

Untuk diketahaui, dengan dukungan 8 partai, Usman – Bassam sudah mengantongi 19 kursi di DPRD Halsel dari 30 kursi.

Sedangkan 11 kursi lainnya dikantongi pasangan Helmi–Laode dengan dukungan 6 kursi yakni Partai Nasdem (5 kursi) dan Partai Hanura (1 kursi) sehingga telah memenuhi syarat untuk mendaftar di KPU Halsel.

Sedangkan 5 kursi sisanya, dikantongi pasangan petahana, Bahrain Kasuba – Muhlis Sangadji yang didukung Partai Gerindra (3 kursi) dan PKPI (2 kursi), dengan 5 kursi di DPRD Halsel, belum memenuhi syarat untuk mencalonkan diri.

Dengan demikian, dipastikan petahana Bahrain Kasuba yang berpasangan dengan Muhlis Sangadji gagal bertarung dalam Pilkada Halsel 9 Desember mendatang, karena syarat dukungan tidak memenuhi syarat pencalonan. (Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close